Malang, 21 September 2026 — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam. Ujian tersebut diikuti oleh Raihan Retriansyah Dilapangga dengan nomor mahasiswa 220101310002.
Dalam ujian promosi doktor yang dilaksanakan pada Senin, 21 September 2026, Raihan mengangkat disertasi berjudul “Pemaknaan dan Pengembangan Toleransi Beragama oleh Guru Pendidikan Agama Islam SMA dan MA di Kota Malang.”
Topik penelitian tersebut mengangkat isu penting mengenai toleransi beragama dalam lingkungan pendidikan, khususnya bagaimana guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada jenjang SMA dan MA memaknai serta mengembangkan praktik toleransi beragama di lingkungan sekolah.
Penelitian ini memiliki relevansi yang kuat dengan dinamika pendidikan di tengah masyarakat yang memiliki keberagaman latar belakang agama, sosial, budaya, dan pemikiran. Guru PAI memiliki posisi strategis dalam membentuk pemahaman keagamaan peserta didik sekaligus menanamkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.
Melalui penelitian tersebut, pembahasan mengenai toleransi tidak hanya ditempatkan sebagai konsep normatif, tetapi juga dikaji dalam praktik pendidikan. Pemaknaan guru terhadap toleransi beragama menjadi bagian penting dalam membangun proses pembelajaran yang mampu mendorong sikap terbuka, dialogis, dan menghargai keberagaman.
Ujian promosi doktor tersebut menghadirkan tim akademik yang terdiri atas Prof. Dr. H. Mujib Harjono, M.Si. selaku promotor/penguji, Mohammad Yahya, MA., Ph.D. selaku co-promotor/penguji, Dr. H. Sulaiman, M.Pd. selaku sekretaris/penguji, serta para penguji lainnya, yaitu Prof. Dr. Like Risyka Oktabelina, M.Ed., Drs. H. Basri, MA., Ph.D., Prof. Dr. H. Moh. Faqih, M.Pd., dan Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd.
Forum promosi doktor menjadi bagian penting dalam proses akademik Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk memastikan kualitas dan kontribusi ilmiah penelitian doktoral. Melalui proses pengujian yang komprehensif, kandidat doktor memperoleh ruang untuk mempertanggungjawabkan temuan, metodologi, argumentasi, serta kontribusi keilmuan dari penelitian yang dilakukan.
Kajian Raihan diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan keilmuan Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam penguatan pendidikan toleransi beragama di lingkungan sekolah. Selain itu, hasil penelitian juga berpotensi menjadi bahan pertimbangan bagi pendidik dan pemangku kepentingan pendidikan dalam mengembangkan praktik pembelajaran PAI yang responsif terhadap keberagaman.
Penyelenggaraan ujian promosi doktor ini sekaligus menegaskan komitmen Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mendorong lahirnya penelitian-penelitian doktoral yang memiliki relevansi akademik dan kontribusi terhadap persoalan pendidikan serta kehidupan masyarakat.





