Batu – Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar Ujian Promosi Doktor sebagai bagian dari proses akademik untuk menghasilkan lulusan doktor yang memiliki kapasitas keilmuan, integritas akademik, serta kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan hukum di Indonesia. Ujian promosi doktor merupakan tahapan akhir yang harus ditempuh mahasiswa Program Doktor sebelum memperoleh gelar doktor.
Pada kesempatan tersebut, promovendus Mahbub Ainur Rofiq, mahasiswa Program Studi S3 Hukum Keluarga Islam, mempertahankan disertasinya yang berjudul “Formulasi Kriteria Hubungan Perdata Anak Luar Kawin Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 tentang Kedudukan Anak Luar Kawin” di hadapan dewan penguji.

Disertasi tersebut mengkaji dinamika hukum mengenai hubungan perdata anak luar kawin setelah terbitnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 yang membawa perubahan signifikan terhadap pengaturan status hukum anak luar kawin di Indonesia. Penelitian ini berupaya merumuskan kriteria hubungan perdata yang lebih jelas, komprehensif, dan memberikan kepastian hukum dengan tetap memperhatikan prinsip keadilan, perlindungan hak anak, serta perkembangan sistem hukum nasional.
Dalam pemaparannya, Mahbub Ainur Rofiq menjelaskan bahwa formulasi kriteria hubungan perdata yang tepat diperlukan untuk menghindari berbagai perbedaan penafsiran dalam implementasi putusan pengadilan. Pendekatan yang ditawarkan dalam disertasi ini diharapkan mampu menjadi rujukan dalam penyelesaian perkara yang berkaitan dengan hak-hak keperdataan anak luar kawin, sehingga tercipta keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan.

Selama pelaksanaan ujian, dewan penguji memberikan berbagai pertanyaan, kritik, serta masukan yang menguji kedalaman analisis, kebaruan gagasan, dan relevansi hasil penelitian terhadap perkembangan hukum keluarga di Indonesia. Diskusi ilmiah berlangsung secara dinamis dan menunjukkan pentingnya penguatan kajian Hukum Keluarga Islam dalam merespons isu-isu hukum kontemporer.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik bagi pengembangan keilmuan Hukum Keluarga Islam, sekaligus menjadi referensi bagi hakim, akademisi, praktisi hukum, dan pembuat kebijakan dalam merumuskan pengaturan maupun penerapan hukum terkait hubungan perdata anak luar kawin pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010.
Melalui penyelenggaraan ujian promosi doktor ini, Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat komitmennya dalam melahirkan doktor yang unggul, inovatif, dan mampu menghasilkan penelitian yang memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta pembaruan hukum di Indonesia.







