Batu – Mahasiswa Program Doktor (S3) Ekonomi Syariah, Jodang Setia Adi Anista, menjalani Ujian Promosi Doktor sebagai tahapan akhir dalam menyelesaikan studi doktoralnya. Pada sidang terbuka tersebut, Jodang mempertahankan disertasi berjudul “Analisis Pengaruh Variasi Produk, Persaingan dan Diskon terhadap Keputusan Pembelian dengan Minat Beli sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Property Syariah Grand Aleena Malang).”
Penelitian ini mengangkat fenomena persaingan bisnis properti syariah yang semakin berkembang di Indonesia. Fokus utama penelitian adalah menganalisis bagaimana variasi produk, tingkat persaingan, dan strategi pemberian diskon memengaruhi keputusan pembelian konsumen, baik secara langsung maupun melalui minat beli sebagai variabel mediasi.

Dalam pemaparannya di hadapan tim penguji, Jodang menjelaskan bahwa industri properti syariah memerlukan strategi pemasaran yang mampu memberikan nilai tambah bagi konsumen. Variasi produk yang sesuai kebutuhan pasar, kemampuan menghadapi persaingan, serta program diskon yang tepat dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan minat beli yang pada akhirnya berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
Disertasi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah bagi pengembangan kajian ekonomi syariah, khususnya pada bidang pemasaran properti syariah. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi para pengembang (developer) properti syariah dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif, inovatif, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Pelaksanaan ujian promosi doktor berlangsung dalam suasana akademik yang khidmat dan penuh diskusi ilmiah. Tim penguji memberikan berbagai masukan konstruktif guna menyempurnakan hasil penelitian, sekaligus mengapresiasi upaya Jodang dalam mengangkat isu yang relevan dengan perkembangan industri properti syariah di Indonesia.
Ujian promosi doktor merupakan tahapan akhir pendidikan doktor yang bertujuan menguji orisinalitas, kualitas, serta kontribusi ilmiah sebuah disertasi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan lulusan program doktor memiliki kompetensi akademik dan kemampuan riset yang tinggi sesuai standar pendidikan doktor di Indonesia.








