Malang – Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan ujian promosi doktor bagi mahasiswa Program Studi S3 Islamic Education Management. Pada 24 Juni 2026, Achmad Jamaluddin menjalani ujian promosi doktor dengan disertasi berjudul “Manajemen Kelembagaan Pendidikan Sekolah Dasar Islam Terpadu dalam Mempersiapkan Kepribadian Muslim (Studi Multisitus di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Fathimiyyah Surabaya dan Sekolah Dasar Islam Terpadu Hasanah Fiddaroin Sidoarjo)”.
Ujian promosi doktor ini menjadi momentum akademik penting dalam memperkaya kajian Manajemen Pendidikan Islam, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan kelembagaan pendidikan dasar Islam terpadu dalam membentuk kepribadian muslim peserta didik. Disertasi yang diangkat Achmad Jamaluddin menyoroti bagaimana tata kelola kelembagaan sekolah dasar Islam terpadu tidak hanya diarahkan pada pencapaian mutu akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, dan kepribadian islami yang menjadi fondasi utama pendidikan.

Dalam disertasinya, Achmad Jamaluddin mengkaji manajemen kelembagaan pendidikan di dua lembaga, yakni Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Fathimiyyah Surabaya And Sekolah Dasar Islam Terpadu Hasanah Fiddaroin Sidoarjo. Melalui pendekatan multisitus, penelitian ini berupaya memotret praktik pengelolaan kelembagaan yang diterapkan kedua sekolah dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki kepribadian muslim yang kuat, baik dalam aspek spiritual, moral, sosial, maupun kedisiplinan hidup sehari-hari.
Kajian ini berangkat dari kesadaran bahwa lembaga pendidikan Islam memiliki tanggung jawab besar dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara kepribadian dan religiusitas. Dalam konteks tersebut, manajemen kelembagaan menjadi elemen penting yang menentukan arah, budaya, serta kualitas layanan pendidikan. Perencanaan program, pengorganisasian sumber daya, kepemimpinan sekolah, penguatan budaya religius, hingga evaluasi kelembagaan menjadi bagian integral dalam membentuk lingkungan pendidikan yang kondusif bagi tumbuhnya kepribadian muslim pada diri peserta didik.
Penelitian Achmad Jamaluddin menegaskan bahwa sekolah dasar Islam terpadu memiliki karakteristik khas dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam seluruh aspek pengelolaan lembaga. Kepribadian muslim tidak dibentuk hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui budaya sekolah, keteladanan guru, pembiasaan ibadah, kedisiplinan, interaksi sosial, serta sinergi antara sekolah dan keluarga. Dengan demikian, manajemen kelembagaan tidak sekadar dipahami sebagai tata kelola administratif, melainkan sebagai strategi pendidikan yang menyeluruh dalam menyiapkan generasi muslim yang berakhlak, mandiri, dan bertanggung jawab.
Lebih jauh, studi multisitus ini memberikan gambaran komparatif mengenai pola pengelolaan kelembagaan di dua sekolah dasar Islam terpadu yang sama-sama berkomitmen pada penguatan karakter islami peserta didik. Temuan dalam disertasi ini diharapkan dapat menjadi kontribusi akademik sekaligus praktis bagi pengembangan manajemen pendidikan Islam, terutama dalam merumuskan model kelembagaan sekolah yang efektif untuk membangun kepribadian muslim sejak jenjang pendidikan dasar.
Disertasi ini juga memperlihatkan bahwa keberhasilan lembaga pendidikan Islam dalam menyiapkan kepribadian muslim sangat ditentukan oleh kemampuan manajemen sekolah dalam mengintegrasikan visi kelembagaan, kepemimpinan, budaya organisasi, serta sistem pembinaan peserta didik secara berkelanjutan. Karena itu, penguatan manajemen kelembagaan menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam nilai, akhlak, dan identitas keislaman.

Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus mendorong lahirnya karya-karya akademik yang responsif terhadap tantangan pendidikan Islam kontemporer. Ujian promosi doktor ini menjadi salah satu bentuk komitmen institusi dalam mengembangkan tradisi keilmuan yang integratif, kontekstual, dan berkontribusi nyata bagi penguatan mutu lembaga pendidikan Islam di Indonesia.







