Malang – Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik internasional. Kali ini, Pascasarjana UIN Maliki Malang menerima kunjungan resmi dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dalam rangka pelaksanaan kegiatan Joint Postgraduate Colloquium yang digelar pada Rabu, 5 November 2025. Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif bagi mahasiswa pascasarjana dari kedua institusi untuk mempresentasikan hasil riset mereka sekaligus memperkuat budaya akademik lintas negara.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari para Kaprodi dan Sekprodi Program Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada delegasi UTM Malaysia atas kehadiran dan kerja sama yang telah terjalin. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd., selaku Direktur Pascasarjana UIN Malang, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Prof. Dr. Nasrul Hisyam Nor Muhamad, Chair Academy of Islamic Civilisation UTM, atas undangan dan kolaborasi akademik yang terjalin antara kedua Universitas.

Pada kegiatan kali ini, mahasiswa Program Doktor (S3) Studi Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkesempatan menjadi presenter utama dalam forum internasional tersebut. Beberapa dosen pendamping, seperti Prof. Fauzan dan Dr. Muhammad, turut hadir memberikan bimbingan serta dukungan akademik selama sesi presentasi berlangsung. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka, para mahasiswa dan dosen yang berperan sebagai presenter akan menerima sertifikat resmi forum internasional pada hari yang sama. Dalam sesi refleksi, mahasiswa semester 1 yang turut hadir juga mencatat berbagai kelebihan dan kekurangan kegiatan akademik antara UIN Malang dan UTM, sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu kolaborasi di masa mendatang.
Pihak Pascasarjana UIN Malang menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari jalinan kerja sama yang lebih luas. Dalam surat resmi yang dikirimkan kepada pihak UTM, Prof. Agus Maimun menyampaikan bahwa tim UIN Malang akan terus menjalin komunikasi dengan Dr. Mohd Khairy Kamarudin dan Dr. Akmaliza Abdullah dari pihak UTM guna memperkuat koordinasi teknis dan akademik ke depan.

Lebih lanjut, pihak Pascasarjana berharap agar pada forum internasional berikutnya, lebih banyak mahasiswa dari berbagai program studi turut ambil bagian sebagai presenter, sehingga semangat kolaborasi akademik dapat semakin meluas.
Pelaksanaan Joint Postgraduate Colloquium UIN Malang–UTM 2025 menjadi bukti nyata komitmen kedua universitas dalam mengembangkan kerja sama akademik internasional berbasis riset, inovasi, dan keunggulan ilmu pengetahuan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga membuka peluang besar bagi mahasiswa pascasarjana untuk memperluas wawasan global dan memperkaya pengalaman akademik lintas budaya. Dengan semangat sinergi dan kolaborasi berkelanjutan, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus berupaya menjadi Pusat Peradaban Ilmu yang Berdaya Saing Internasional, sejalan dengan visi menuju Kampus Ulul Albab yang Mendunia.





