Batu – Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor sebagai bagian dari komitmen institusi dalam mengembangkan riset-riset unggulan yang responsif terhadap kebutuhan pendidikan Islam dan pembelajaran bahasa Arab kontemporer. Kali ini, Dr. Hasnil Oktavera menjalani ujian promosi doktor dengan penelitian yang menyoroti pembelajaran bahasa Arab berbasis tugas dalam perspektif ekologi sosial-religius di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Penelitian Dr. Hasnil Oktavera berangkat dari urgensi akademik untuk menjembatani kesenjangan antara teori linguistik dan realitas sosiobudaya, khususnya antara konstruksi teoretis dengan penerapan praktis pembelajaran bahasa Arab berbasis tugas di lingkungan PTKI. Selama ini, berbagai teori linguistik dinilai belum sepenuhnya mampu menjelaskan peran ekologi sosial-religius (social-religious ecology/SRE) sebagai salah satu pendorong utama dalam proses penguasaan bahasa. Padahal, dalam konteks perguruan tinggi Islam, pembelajaran bahasa Arab tidak berlangsung di ruang netral, melainkan di dalam ekosistem sosial, akademik, dan religius yang sarat dengan nilai, norma, dan budaya institusional.
Melalui penelitian ini, Dr. Hasnil Oktavera berupaya membuktikan bahwa tugas-tugas linguistik dalam pembelajaran bahasa Arab tidak sekadar menjadi aktivitas kognitif yang berorientasi pada latihan kebahasaan semata, tetapi juga merupakan praktik identitas yang dipengaruhi oleh nilai-nilai sosial dan norma kelembagaan. Dengan demikian, keberhasilan pembelajaran bahasa Arab berbasis tugas tidak hanya bergantung pada desain aktivitas pembelajaran, tetapi juga pada konteks sosial-religius yang membentuk cara mahasiswa berinteraksi, berkomunikasi, dan membangun makna dalam penggunaan bahasa Arab.

Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tugas-tugas yang muncul dari pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab berbasis tugas dalam upaya meningkatkan kemahiran berbicara mahasiswa di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang And Universitas Darussalam Gontor. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi bentuk-bentuk percakapan bahasa Arab yang lahir dari pembelajaran berbasis tugas di kedua institusi tersebut, sekaligus menilai karakteristik bahasa lisan yang dihasilkan mahasiswa dalam proses pembelajaran.
Fokus pada dua perguruan tinggi tersebut memberikan ruang komparatif yang kaya untuk melihat bagaimana pembelajaran bahasa Arab berbasis tugas dijalankan dalam ekosistem akademik yang sama-sama kuat dalam tradisi keislaman, tetapi memiliki dinamika kelembagaan, budaya, dan praktik pembelajaran yang khas. Dalam konteks ini, tugas-tugas pembelajaran tidak hanya dipahami sebagai instrumen pedagogis, tetapi juga sebagai medium yang merefleksikan relasi antara bahasa, identitas, dan lingkungan sosial-keagamaan mahasiswa.
Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran bahasa Arab berbasis tugas memiliki potensi besar dalam meningkatkan kemahiran berbicara mahasiswa apabila dirancang secara kontekstual dan terintegrasi dengan lingkungan sosial-religius kampus. Bentuk-bentuk percakapan yang lahir dari aktivitas berbasis tugas dapat menjadi cerminan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa Arab secara fungsional, komunikatif, dan bermakna. Sementara itu, karakteristik bahasa lisan yang dihasilkan mahasiswa dapat menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pembelajaran, sekaligus menjadi dasar pengembangan strategi pembelajaran bahasa Arab yang lebih efektif.
Ujian promosi doktor Dr. Hasnil Oktavera menjadi salah satu bukti nyata komitmen Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang tidak hanya kuat secara teoretis, tetapi juga relevan dengan tantangan riil pembelajaran bahasa Arab di era kontemporer. Melalui penelitian ini, Pascasarjana UIN Malang kembali menunjukkan perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam yang integratif, inovatif, dan berorientasi pada penguatan mutu pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.







