
Malang — Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar ujian terbuka promosi doktor yang diikuti oleh Promovendus Primasti Nur Yusrin H. Dalam sidang terbuka tersebut, ia mempertahankan disertasinya yang berjudul “تعلم اللغة العربية من خلال المناظرة العلمية لتنمية الكفاءة اللغوية لدى الطلبة في نادي الكندي بجامعة مولانا مالك ابراهيم الإسلامية الحكومية مالانج”, yang mengkaji pembelajaran bahasa Arab melalui metode debat ilmiah untuk meningkatkan kompetensi kebahasaan mahasiswa.
Ujian terbuka ini dilaksanakan di lingkungan Pascasarjana UIN Malang dan dihadiri oleh dewan penguji, promotor, kopromotor, dosen, mahasiswa, serta sejumlah undangan dari kalangan akademisi. Sidang promosi doktor merupakan tahapan akhir dalam proses pendidikan doktoral, di mana promovendus mempresentasikan hasil penelitian sekaligus mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji.
Dalam pemaparannya, Primatin Yustrin menjelaskan bahwa pembelajaran bahasa Arab tidak hanya memerlukan pendekatan teoritis, tetapi juga membutuhkan metode yang mendorong mahasiswa untuk aktif menggunakan bahasa tersebut dalam situasi komunikasi nyata. Salah satu metode yang dinilai efektif adalah metode debat ilmiah (al-munāẓarah al-‘ilmiyyah).
Penelitian yang dilakukannya berfokus pada kegiatan mahasiswa di Nadi Al-Kindi, sebuah komunitas atau klub akademik yang bergerak di bidang pengembangan bahasa Arab di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Melalui aktivitas debat ilmiah yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, mahasiswa didorong untuk mengemukakan gagasan, menyusun argumen, serta menanggapi pendapat lawan debat menggunakan bahasa Arab secara aktif.
Menurut Primatin Yustrin, kegiatan debat ilmiah memiliki potensi besar dalam meningkatkan kompetensi kebahasaan mahasiswa karena melibatkan berbagai aspek keterampilan bahasa secara bersamaan. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami materi yang dibahas, tetapi juga harus mampu menyampaikan gagasan secara jelas, menyimak argumen pihak lain, serta meresponsnya secara kritis dalam bahasa Arab.
“Melalui debat ilmiah, mahasiswa berlatih menggunakan bahasa Arab secara komunikatif dan kontekstual. Hal ini membantu meningkatkan kemampuan berbicara, memperkaya kosakata, serta melatih kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Arab di ruang akademik,” ungkapnya saat mempresentasikan hasil penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode debat ilmiah mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan beberapa aspek kompetensi bahasa Arab mahasiswa. Aspek tersebut meliputi maharah al-kalam (kemampuan berbicara), maharah al-istima’ (kemampuan menyimak), serta penguasaan kosakata dan struktur kalimat yang lebih variatif.
Selain itu, kegiatan debat ilmiah juga mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan sistematis dalam menyusun argumen. Hal ini menjadi nilai tambah dalam proses pembelajaran bahasa, karena mahasiswa tidak hanya mempelajari bahasa sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana pengembangan kemampuan intelektual.
Dalam sesi tanya jawab, dewan penguji memberikan berbagai pertanyaan, masukan, serta kritik konstruktif terhadap penelitian yang dilakukan oleh promovendus. Beberapa aspek yang menjadi perhatian dewan penguji antara lain terkait dengan metodologi penelitian, pendekatan teoritis yang digunakan, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan metode pembelajaran bahasa Arab di perguruan tinggi.
Para penguji juga menekankan pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran bahasa Arab agar mahasiswa dapat lebih aktif dan terlibat dalam proses pembelajaran. Metode debat ilmiah yang diteliti dalam disertasi ini dinilai sebagai salah satu pendekatan yang relevan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa sekaligus membangun budaya diskusi akademik di kalangan mahasiswa.
Ujian terbuka promosi doktor ini berlangsung secara akademis dan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir. Sejumlah mahasiswa yang mengikuti sidang juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyimak secara langsung proses akademik tingkat doktoral serta memperoleh wawasan baru mengenai penelitian di bidang pendidikan bahasa Arab.
Melalui penelitian ini, Primastin Nur Yusrin H berharap metode pembelajaran bahasa Arab berbasis debat ilmiah dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran yang inovatif dan aplikatif, khususnya bagi mahasiswa yang mempelajari bahasa Arab sebagai bahasa asing di perguruan tinggi.
Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus mendorong lahirnya penelitian-penelitian akademik yang memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang pendidikan, bahasa, dan studi keislaman. Kegiatan ujian terbuka doktor seperti ini juga menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menjaga kualitas akademik sekaligus memperkuat tradisi ilmiah di lingkungan kampus.








