Batu – Program Studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S2 PGMI) menggelar Workshop Pengembangan Kurikulum sebagai upaya memperkuat kualitas akademik dan memastikan kurikulum yang diterapkan selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan dunia kerja. Kegiatan ini menghadirkan narasumber terkemuka, Prof. Dr. Dedi Kuswandi, M.Pd., yang dikenal memiliki kepakaran dalam bidang pengembangan kurikulum, teknologi pembelajaran, dan inovasi pendidikan.
Workshop yang diikuti oleh pimpinan program studi, dosen, dan stakeholder ini berlangsung dalam suasana akademik yang konstruktif. Kegiatan difokuskan pada evaluasi kurikulum yang sedang berjalan sekaligus penyusunan strategi pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta kebutuhan kompetensi guru madrasah di era digital.

Dalam paparannya, Prof. Dedi Kuswandi menekankan bahwa pengembangan kurikulum harus berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan yang adaptif terhadap perubahan zaman. Menurutnya, kurikulum tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus mampu menjadi instrumen yang mengarahkan proses pembelajaran menuju terbentuknya lulusan yang profesional, inovatif, dan memiliki kemampuan memecahkan masalah pendidikan secara kontekstual. Gagasan tersebut sejalan dengan kiprah akademiknya yang banyak menekuni pengembangan kurikulum, model pembelajaran, dan program pendidikan.
Ketua Program Studi S2 PGMI menyampaikan bahwa workshop ini menjadi momentum penting untuk melakukan penyelarasan kurikulum dengan perkembangan kebijakan pendidikan nasional dan kebutuhan para pemangku kepentingan. Masukan dari narasumber diharapkan dapat memperkuat profil lulusan yang kompetitif, berkarakter, serta memiliki kemampuan akademik dan profesional yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.

Melalui workshop ini, Program Studi S2 PGMI berkomitmen untuk terus melakukan pembaruan kurikulum secara berkelanjutan guna menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidang pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, memiliki wawasan global, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan penyusunan rekomendasi pengembangan kurikulum yang akan menjadi dasar penyempurnaan kurikulum S2 PGMI pada periode mendatang. Para peserta menyambut antusias berbagai gagasan dan masukan yang disampaikan, sehingga diharapkan dapat menjadi pijakan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing program studi.


