Batu – Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar Ujian Promosi Doktor sebagai wujud komitmen dalam menghasilkan lulusan doktor yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam. Pada kesempatan tersebut, Dr. Mizan Sakroni berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji setelah memaparkan hasil penelitian yang menawarkan inovasi pembelajaran kosakata Al-Qur’an bagi peserta didik dewasa.
Dalam penyusunan disertasinya, Dr. Mizan Sakroni dibimbing oleh Prof. Dr. H. Wildana Wargadinata, Lc., M.Ag. selaku Promotor dan Dr. Hj. Mamluatul Hasanah, M.Pd. selaku Ko-Promotor. Keduanya memberikan arahan akademik dalam proses penelitian hingga penyelesaian disertasi.

Disertasi tersebut mengkaji model pembelajaran kosakata Al-Qur’an bagi orang dewasa di Majelis Ta’lim Al-Maa’uun Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan model pembelajaran yang mampu membantu peserta dewasa tidak hanya membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami kosakata beserta maknanya secara bertahap sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna.
Hasil penelitian menunjukkan adanya lima pola pembelajaran yang diterapkan secara terpadu. Pertama, pembelajaran dimulai dari kosakata yang memiliki frekuensi kemunculan tinggi dalam Al-Qur’an sehingga peserta memperoleh bekal kosakata yang paling sering digunakan. Kedua, pembelajaran mengombinasikan pengulangan kosakata yang telah dipelajari dengan pengenalan kosakata baru agar daya ingat peserta tetap terjaga. Ketiga, peserta diajak mengamati bentuk awal dan akhir kata untuk mengenali variasi bentuk kata dalam bahasa Arab. Keempat, pembelajaran mengenalkan fungsi kebahasaan setiap kata sehingga peserta memahami peran kata dalam struktur kalimat. Kelima, penggunaan kata kunci pengingat membantu peserta mengingat kosakata dengan lebih mudah dan efektif.

Penerapan kelima pola tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran. Peserta tidak hanya lebih mudah mengingat kosakata, tetapi juga mampu menerjemahkan ayat Al-Qur’an kata demi kata, memahami fungsi setiap kata dalam kalimat, mengurangi beban belajar yang dirasakan, serta meningkatkan motivasi dan keberlanjutan mereka dalam mempelajari Al-Qur’an.
Dalam suasana sidang yang berlangsung ilmiah dan dinamis, dewan penguji memberikan berbagai pertanyaan, masukan, dan catatan akademik guna memperkaya hasil penelitian. Diskusi tersebut semakin menegaskan pentingnya inovasi pembelajaran Al-Qur’an yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dewasa serta mampu menjawab kebutuhan pembelajaran di lingkungan masyarakat.
Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pendidik Al-Qur’an, pengelola majelis taklim, akademisi, maupun lembaga pendidikan Islam dalam mengembangkan model pembelajaran yang lebih efektif, aplikatif, dan berorientasi pada peningkatan pemahaman terhadap Al-Qur’an. Melalui penelitian ini, Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.






