MIU Login

International Academic Outreach Program Hadirkan Akademisi Malaysia Bahas Pembangunan Manusia di Era Kecerdasan Buatan

Batu – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan International Academic Outreach Program bekerja sama dengan International Islamic University Malaysia (IIUM), Kamis (11/06/2026), di Gedung Pascasarjana Kampus III Batu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan jejaring akademik internasional sekaligus pengembangan wawasan keilmuan global bagi sivitas akademika.

Mengusung tema “بناء الإنسان في عصر الذكاء الاصطناعي نحو تكامل جديد بين العلم والأخلاق والحضارة” (Membangun Manusia di Era Kecerdasan Buatan Menuju Integrasi Baru antara Ilmu Pengetahuan, Etika, dan Peradaban), kegiatan ini menyoroti pentingnya membangun keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan.

Acara dibuka oleh pimpinan Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diwakili oleh Wakil Direktur I dan Wakil Direktur II Pascasarjana. Dalam sambutannya disampaikan bahwa transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan harus diiringi dengan penguatan etika, moral, dan karakter agar kemajuan teknologi mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sebagai narasumber utama, hadir Prof. Dr. Rahmah Binti Ahmad H. Osman dari Malaysia, yang saat ini menjabat sebagai Director of Omani Research and Studies Centre. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai tantangan dan peluang yang muncul akibat perkembangan Artificial Intelligence (AI), khususnya dalam dunia pendidikan, penelitian, dan pembangunan peradaban. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diarahkan untuk memperkuat kualitas manusia, bukan sekadar meningkatkan efisiensi kerja.

Prof. Rahmah juga menekankan pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan, etika, dan nilai-nilai spiritual dalam menghadapi era digital. Pendekatan tersebut dinilai mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual dan teknologi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan moral yang kuat.

Kegiatan yang diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan Pascasarjana UIN Malang ini berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan sesi diskusi untuk menggali lebih jauh berbagai isu terkait pemanfaatan AI dalam pendidikan tinggi dan kontribusinya terhadap pembangunan masyarakat yang beradab.

Melalui kegiatan ini, Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas kolaborasi akademik internasional dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global. Kehadiran narasumber dari Malaysia menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan akademik antarnegara sekaligus memperkaya perspektif keilmuan dalam menghadapi era kecerdasan buatan.

Berita Terkait