Batu, 15 Juni 2026– Program Doktor Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar ujian promosi doktor. Kali ini, promovendus Nur Indah Sari mempertahankan disertasinya yang berjudul “Internalisasi Nilai-Nilai Humanis dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Membentuk Karakter Siswa Sekolah Menengah Atas di Lampung.”
Penelitian tersebut berangkat dari pentingnya penguatan karakter peserta didik di tengah tantangan perkembangan sosial, budaya, dan teknologi yang semakin kompleks. Melalui disertasinya, Nur Indah Sari mengkaji bagaimana nilai-nilai humanis dapat diinternalisasikan dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sehingga mampu membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, toleran, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Dalam paparannya, Nur Indah Sari menjelaskan bahwa pendidikan agama tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter melalui penanaman nilai-nilai kemanusiaan. Nilai-nilai humanis seperti penghargaan terhadap martabat manusia, empati, keadilan, toleransi, kerja sama, dan sikap saling menghormati menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang berkarakter. Temuan ini sejalan dengan berbagai kajian yang menegaskan pentingnya internalisasi nilai melalui keteladanan, pembiasaan, interaksi pembelajaran, dan budaya sekolah.
Penelitian yang dilakukan tersebut menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggali data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan internalisasi nilai-nilai humanis dalam pembelajaran PAI sangat dipengaruhi oleh peran guru sebagai teladan, integrasi nilai dalam materi dan metode pembelajaran, serta dukungan lingkungan sekolah yang kondusif. Praktik pembiasaan, dialog yang terbuka, dan penghormatan terhadap perbedaan menjadi strategi yang efektif dalam membentuk karakter peserta didik. Temuan tersebut juga sejalan dengan penelitian tentang internalisasi nilai melalui pembelajaran PAI di berbagai lembaga pendidikan.
Menurut Nur Indah Sari, pendekatan humanis dalam pembelajaran PAI mampu menjadikan peserta didik tidak hanya memahami ajaran agama secara kognitif, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendidikan agama dapat berkontribusi secara nyata dalam membangun karakter generasi muda yang religius sekaligus humanis.

Tim penguji memberikan berbagai masukan konstruktif terkait penguatan aspek teoritis maupun implikasi praktis hasil penelitian. Secara umum, disertasi ini dinilai memberikan kontribusi penting bagi pengembangan keilmuan Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam penguatan model pembelajaran yang berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Melalui ujian promosi doktor ini, Nur Indah Sari diharapkan mampu memberikan sumbangan akademik dan praktis bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia, terutama dalam upaya menghadirkan pembelajaran PAI yang lebih humanis, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Keberhasilan ujian promosi doktor ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menghasilkan karya-karya akademik yang responsif terhadap persoalan pendidikan dan pembangunan karakter bangsa. Disertasi Nur Indah Sari diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pendidik, pengambil kebijakan, serta peneliti dalam mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang efektif untuk membentuk generasi berkarakter, berintegritas, dan berkepribadian luhur.








