Batu, 10 April 2026 – Komitmen untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi berbasis keislaman kembali diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan Institut Agama Islam Faqih Asy’ari Kediri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan pendidikan jenjang magister (S2) dan doktor (S3), serta memperluas akses studi lanjut bagi sivitas akademika di kedua institusi.
Kegiatan penandatanganan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat kolaborasi, dihadiri oleh pimpinan kedua lembaga, jajaran dosen, serta perwakilan tenaga kependidikan. Momentum ini tidak hanya menjadi simbol formal kerja sama, tetapi juga menandai dimulainya berbagai program pengembangan akademik yang berorientasi pada peningkatan mutu dan daya saing lulusan.
Direktur Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan memperkuat peran perguruan tinggi Islam dalam menjawab tantangan zaman. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inovatif, adaptif, dan berbasis riset.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang keilmuan Islam yang integratif dan transformatif,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Institut Agama Islam Faqih Asy’ari Kediri menyambut baik kerja sama tersebut sebagai peluang strategis untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kualitas akademik. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak signifikan, terutama dalam peningkatan kualifikasi dosen melalui akses studi lanjut pada jenjang S2 dan S3.
Ruang lingkup kerja sama ini mencakup berbagai bidang, di antaranya penyelenggaraan perkuliahan pascasarjana, pendampingan akademik, penguatan kurikulum, pertukaran dosen, serta pelaksanaan seminar dan konferensi ilmiah bersama. Selain itu, kedua institusi juga berkomitmen untuk mengembangkan program penelitian kolaboratif yang berfokus pada isu-isu strategis dalam studi Islam dan masyarakat kontemporer.
Dalam implementasinya, perkuliahan dirancang dengan pendekatan fleksibel melalui sistem hybrid learning, yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring. Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi mahasiswa, khususnya bagi dosen dan praktisi pendidikan di Kediri dan sekitarnya yang ingin melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan tugas profesionalnya.
Kerja sama ini juga membuka peluang penerapan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang memungkinkan pengakuan terhadap pengalaman kerja dan capaian pembelajaran nonformal sebagai bagian dari proses akademik. Dengan skema ini, mahasiswa yang memiliki pengalaman relevan dapat menempuh studi dengan durasi yang lebih efisien tanpa mengurangi standar kualitas pendidikan.
Lebih lanjut, kedua institusi sepakat untuk mendorong peningkatan produktivitas akademik melalui publikasi ilmiah di jurnal bereputasi, baik nasional maupun internasional. Pendampingan penulisan artikel ilmiah, workshop metodologi penelitian, serta klinik proposal disertasi menjadi bagian dari program unggulan dalam kerja sama ini.
Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. Program-program berbasis pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan keagamaan, akan menjadi salah satu fokus utama dalam kolaborasi ini.
Dengan terjalinnya kemitraan ini, Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Institut Agama Islam Faqih Asy’ari Kediri optimistis dapat menciptakan sinergi yang berkelanjutan dan berdampak luas. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas lulusan, tetapi juga memperkuat kontribusi perguruan tinggi Islam dalam pembangunan bangsa.
Ke depan, kedua lembaga berencana untuk terus memperluas cakupan kerja sama ke berbagai bidang strategis lainnya, termasuk pengembangan inovasi pendidikan, digitalisasi pembelajaran, serta penguatan jejaring internasional. Dengan semangat kolaborasi dan transformasi, kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan tinggi Islam yang unggul, inklusif, dan berdaya saing global








