Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan Workshop Pengembangan Buku Ajar MI/SD Berorientasi Deep Learning pada Senin, 6 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat dasar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi.
Workshop ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Agus Maimun, Direktur Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang dikenal memiliki kepakaran di bidang inovasi pembelajaran dan integrasi teknologi dalam pendidikan. Kehadirannya memberikan nilai tambah tersendiri bagi para peserta.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen PGMI, guru MI/SD, dan mahasiswa yang memiliki minat dalam pengembangan bahan ajar inovatif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disajikan, baik teori maupun praktik.

Prof. Agus Maimun dalam pemaparannya menjelaskan bahwa deep learning dalam konteks pendidikan tidak sekadar berkaitan dengan teknologi, tetapi juga menyangkut pendekatan pembelajaran yang mendorong pemahaman mendalam, berpikir kritis, dan keterlibatan aktif siswa. Dengan itu diharapkan siswa akan mempunyai wawasan keilmuan secara komprehensif dan mendalam.
Nara sumber menekankan bahwa buku ajar memiliki peran strategis sebagai panduan utama dalam pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, penyusunan buku ajar perlu dirancang secara sistematis, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.
Lebih lanjut, Prof. Agus Maimun juga memberikan contoh bagaimana mengintegrasikan elemen deep learning ke dalam buku ajar, seperti penggunaan studi kasus, proyek berbasis masalah, dan aktivitas reflektif yang mendorong siswa untuk berpikir lebih mendalam.
Tidak hanya teori, workshop ini juga dilengkapi dengan sesi praktik di mana peserta diminta untuk mulai melatih menulis dengan membuat alinea yang bagus dan merancang draft buku ajar MI/SD sesuai dengan bidangnya masing-masing. Peserta bekerja dalam kelompok untuk menghasilkan ide-ide kreatif, inovatif, dan aplikatif.
Diskusi interaktif pun menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Para peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil kerja mereka serta mendapatkan masukan langsung dari narasumber.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menghasilkan buku ajar yang inovatif, berkualitas, dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara akademisi dan praktisi pendidikan.Workshop ini ditutup dengan harapan bahwa hasil dari kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk produk nyata berupa buku ajar yang siap digunakan di Madrasah Ibtidaiyah maupun Sekolah Dasar. Dengan terselenggaranya workshop ini, Prodi PGMI FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak pendidik profesional yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.








