Batu– Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor (S3) Program Studi Pendidikan Agama Islam. Pada kesempatan tersebut, Muhib Ali Hasan Ristia mempresentasikan dan mempertahankan disertasinya yang berjudul:
“Pendidikan Nilai-Nilai Seni Kaligrafi Arab dalam Membentuk Karakter Religius Santri di Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an (LEMKA) Kota Sukabumi Jawa Barat.”
Sidang promosi doktor yang dihadiri oleh tim promotor, dewan penguji, akademisi, serta keluarga berlangsung dengan penuh khidmat. Penelitian ini mengangkat pentingnya seni kaligrafi Arab sebagai media pendidikan yang tidak hanya mengembangkan keterampilan artistik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai religius kepada para santri.

Dalam pemaparannya, Muhib Ali Hasan Ristia menjelaskan bahwa seni kaligrafi Al-Qur’an merupakan salah satu warisan budaya Islam yang memiliki dimensi estetika sekaligus spiritual. Proses pembelajaran kaligrafi tidak hanya berorientasi pada kemampuan menulis huruf Arab secara indah, tetapi juga menjadi sarana internalisasi nilai-nilai keislaman seperti kesabaran, ketekunan, kedisiplinan, ketelitian, keikhlasan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Penelitian yang dilakukan di Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an (LEMKA) Kota Sukabumi, Jawa Barat, menunjukkan bahwa pendidikan kaligrafi memiliki kontribusi yang signifikan dalam pembentukan karakter religius santri. Melalui latihan yang dilakukan secara berkelanjutan, santri dibimbing untuk mengembangkan sikap positif yang tercermin dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan lembaga maupun di tengah masyarakat.
Hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa pembelajaran kaligrafi yang dipadukan dengan pembinaan spiritual mampu membangun kesadaran religius yang lebih mendalam. Santri tidak hanya memahami aspek teknis seni kaligrafi, tetapi juga memaknai setiap ayat Al-Qur’an yang ditulis sebagai bagian dari proses penguatan iman dan akhlak.

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga pendidikan Islam, pesantren, maupun komunitas seni kaligrafi dalam mengembangkan model pendidikan yang mengintegrasikan aspek seni, budaya, dan nilai-nilai keagamaan. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat peran seni kaligrafi sebagai salah satu instrumen efektif dalam membentuk generasi yang berkarakter religius dan berakhlak mulia.
Melalui disertasinya, Muhib Ali Hasan Ristia memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kajian Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam bidang pendidikan karakter berbasis seni Islam. Ujian promosi doktor ini menjadi bukti komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menghasilkan penelitian yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan pendidikan Islam di Indonesia.








