Batu, 19 Mei 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang di kancah internasional. Sejumlah mahasiswa berhasil tampil sebagai pemakalah (speaker) dalam forum internasional bergengsi International Conference on Artificial Intelligence and Education (ICAIE) 2026 yang diselenggarakan di Xi’an Jiaotong-Liverpool University, China.
Keikutsertaan mahasiswa Pascasarjana UIN Maliki Malang dalam konferensi internasional tersebut menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mendorong pengembangan budaya akademik, riset global, serta penguatan daya saing mahasiswa di era transformasi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Dalam forum ilmiah tersebut, para mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian yang mengangkat isu pendidikan, teknologi, etika digital, hingga literasi multikultural berbasis AI dan pembelajaran digital.
Adapun mahasiswa beserta judul makalah ilmiah yang dipresentasikan adalah sebagai berikut:
1. Muhammad Aldi (Magister Pendidikan Agama Islam)
Judul Makalah:
Islamic Education in the Age of Artificial Intelligence: Teaching and Learning Innovations for the Digital Generation
Penelitian ini mengkaji inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era kecerdasan buatan yang relevan dengan karakteristik generasi digital. Kajian tersebut menyoroti pentingnya integrasi teknologi AI dalam menciptakan proses pembelajaran yang interaktif, adaptif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.
2. Ainun Jariyah (Magister Pendidikan Agama Islam)
Judul Makalah:
Artificial Intelligence and Digital Ethics in Islamic Education: Cultivating Akhlaq in Technology-Based Learning
Makalah ini membahas pentingnya etika digital dan penanaman akhlak dalam pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian tersebut menekankan bahwa perkembangan AI dalam dunia pendidikan perlu diimbangi dengan penguatan karakter dan nilai moral peserta didik.
3. Ana Dwi Lestari (Magister Pendidikan Agama Islam)
Judul Makalah:
AI Literacy Framework for Secondary Education: A Critical Review of Global Models and Their Adaptation Potential in Indonesia
Penelitian ini menghadirkan analisis kritis terhadap berbagai model literasi AI global serta potensi penerapannya pada pendidikan menengah di Indonesia. Kajian tersebut diharapkan mampu menjadi referensi pengembangan kurikulum literasi AI yang kontekstual dan adaptif.
4. Retisfa Khairanis (Magister Pendidikan Bahasa Arab)
Judul Makalah:
Arabic Language Education in Building Multicultural Literacy and Intercultural Dialogue: An Interdisciplinary Study on Digital Technology Based Learning
Makalah ini mengangkat studi interdisipliner mengenai pembelajaran bahasa Arab berbasis teknologi digital dalam membangun literasi multikultural dan dialog antarbudaya. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi sarana efektif dalam memperkuat pemahaman lintas budaya di era globalisasi.
Partisipasi aktif mahasiswa Pascasarjana UIN Maliki Malang dalam konferensi internasional ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan memperluas jejaring akademik global. Selain itu, capaian tersebut juga mempertegas eksistensi UIN Maliki Malang sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika pendidikan internasional.




