MIU Login

Perkuat Jejaring Akademik Internasional, Dosen Pascasarjana UIN Malang Jadi Penilai Artikel Jurnal Bereputasi Mahasiswa PhD UKM

Malang — Kiprah akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Prof. Dr. Muassomah, M.Si., M.Pd., dosen Pascasarjana UIN Malang, dipercaya terlibat sebagai penilai (reviewer) artikel jurnal bereputasi bagi mahasiswa program Doktor (PhD) Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Keterlibatan ini menjadi bukti konkret pengakuan internasional terhadap kapasitas, integritas, dan keahlian akademik dosen Pascasarjana UIN Malang, sekaligus menegaskan posisi UIN Malang sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam penguatan jejaring akademik global. Peran sebagai penilai artikel jurnal bereputasi menuntut kompetensi ilmiah tinggi, ketajaman metodologis, serta pemahaman mendalam terhadap standar publikasi internasional.

Prof. Dr. Muassomah menilai, kolaborasi lintas negara semacam ini bukan sekadar aktivitas akademik formal, tetapi juga bagian dari diplomasi keilmuan yang strategis. “Keterlibatan dosen UIN Malang dalam penilaian artikel mahasiswa PhD UKM mencerminkan kepercayaan institusi internasional terhadap kualitas akademik kita, sekaligus membuka ruang pertukaran keilmuan yang saling memperkaya,” ujarnya.

Lebih jauh, aktivitas ini memberikan dampak positif tidak hanya bagi penguatan reputasi pribadi dosen, tetapi juga bagi institusi secara keseluruhan. UIN Malang semakin menunjukkan eksistensinya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berdaya saing global, khususnya dalam bidang kajian keislaman, humaniora, dan pendidikan bahasa.

Kepercayaan UKM kepada dosen Pascasarjana UIN Malang ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi akademik yang lebih luas, seperti riset bersama, publikasi internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan program akademik lintas negara. Dengan demikian, UIN Malang terus melangkah mantap menuju perguruan tinggi berkelas dunia yang berlandaskan integrasi keilmuan dan nilai-nilai keislaman.

Berita Terkait