MIU Login

Ujian Promosi Doktor Dr. Ahmad Zainullah Ungkap Peran Pembelajaran Khat Araby dalam Membentuk Karakter Mahasiswa

Batu– Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar Ujian Promosi Doktor dengan peserta Dr. Ahmad Zainullah. Dalam sidang promosi tersebut, ia mempresentasikan disertasi yang mengangkat tema pembelajaran Khat Araby melalui pendekatan behavioristik sebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis Arab sekaligus membentuk karakter mahasiswa.

Disertasi ini dibimbing oleh Prof. Dr. H. Uril Bahruddin, Lc., M.A. sebagai promotor dan Prof. Dr. Danial Hilmi, M.Pd. sebagai ko-promotor. Penelitian dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya keterampilan menulis tangan di era digital, termasuk dalam pembelajaran khat Arab. Kemudahan teknologi digital membuat intensitas latihan menulis semakin berkurang, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar, munculnya anggapan bahwa khat merupakan materi yang sulit, serta minimnya pembiasaan dalam praktik menulis.

Padahal, menurut Ahmad Zainullah, pembelajaran Khat Araby tidak hanya berfungsi sebagai sarana mengembangkan kemampuan linguistik dalam menulis huruf Arab secara benar dan indah, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter. Proses menulis khat menuntut kesabaran, ketelitian, kedisiplinan, ketekunan, dan tanggung jawab, sehingga memiliki peran penting dalam pendidikan karakter mahasiswa.

Penelitian ini bertujuan menjelaskan pelaksanaan pembelajaran Khat Araby dengan pendekatan behavioristik pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo, mengkaji kontribusinya terhadap pengembangan nilai-nilai moral, serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran.

Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Khat Araby dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan latihan yang terstruktur, pembiasaan secara berkelanjutan, serta pemberian penguatan (reinforcement) yang disertai bimbingan intensif dan evaluasi secara berkala. Pendekatan behavioristik yang menekankan hubungan stimulus–respons, latihan berulang, dan penguatan positif terbukti efektif dalam membantu mahasiswa menguasai teknik penulisan huruf Arab sesuai kaidah yang benar.

Lebih dari itu, penelitian ini menemukan bahwa proses pembelajaran Khat Araby memberikan dampak yang signifikan terhadap pembentukan karakter mahasiswa. Melalui latihan yang dilakukan secara konsisten, mahasiswa tidak hanya mengalami peningkatan kemampuan menulis, tetapi juga menunjukkan perkembangan pada nilai-nilai moral seperti kesabaran, kedisiplinan, ketekunan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut tumbuh secara alami seiring dengan proses latihan yang menuntut konsentrasi, ketelitian, serta komitmen untuk terus memperbaiki hasil tulisan.

Penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan dalam implementasi pembelajaran Khat Araby. Dari aspek internal, kendala yang dihadapi meliputi rendahnya motivasi belajar, munculnya rasa bosan, kurangnya rasa percaya diri, serta belum terbentuknya konsistensi mahasiswa dalam berlatih. Sementara itu, dari aspek eksternal, hambatan yang ditemukan antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, minimnya fasilitas pendukung, kondisi kelas yang kurang optimal, serta semakin dominannya penggunaan teknologi digital yang mengurangi kebiasaan menulis secara manual.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan tersebut, penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan behavioristik tetap relevan diterapkan dalam pembelajaran Khat Araby. Melalui pemberian stimulus yang tepat, latihan yang berkesinambungan, dan penguatan secara konsisten, pembelajaran tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan menulis Arab, tetapi juga menjadi media efektif dalam menanamkan karakter positif kepada mahasiswa.

Secara teoretis, disertasi ini memperkaya kajian pembelajaran bahasa Arab, khususnya pada bidang kaligrafi Arab, dengan menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan motorik dapat diintegrasikan dengan pendidikan karakter. Sementara secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi perguruan tinggi, pesantren, maupun lembaga pendidikan Islam dalam mengembangkan model pembelajaran Khat Araby yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada pembentukan kompetensi sekaligus karakter peserta didik.

Melalui ujian promosi doktor ini, Dr. Ahmad Zainullah memberikan kontribusi akademik yang penting bagi pengembangan pendidikan bahasa Arab di Indonesia. Temuan penelitiannya menegaskan bahwa di tengah derasnya arus digitalisasi, pembelajaran Khat Araby tetap memiliki relevansi yang tinggi sebagai wahana untuk melestarikan tradisi keilmuan Islam sekaligus membentuk generasi yang terampil, disiplin, sabar, dan berkarakter kuat.

Berita Terkait