MIU Login

Perkuat Daya Saing Global, Magister dan Doktor Ekonomi Syariah UIN Maliki Malang Gelar Review Kurikulum Bersama Akademisi Universiti Malaya

Program Magister dan Doktor Ekonomi Syariah UIN Maliki Malang kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk Review Kurikulum pada Kamis, 25 Juni 2026. Dengan menghadirkan Associate Professor Dr Fadillah Mansor, Universiti Malaya (UM). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Program Magister dan Doktor Ekonomi Syariah UIN Malang  untuk memperkuat kurikulum dan meningkatkan daya saing internasional melalui masukan dari para ahli, alumni stakeholder dan praktik terbaik dari universitas terkemuka di dunia. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur II Pascasarjana Dr. Sutaman dan sambutan Prof Ilfi Nurdiana selaku Rektor UIN Maulana Malik  Ibrahim Malang.

Kegiatan ini dihadiri oleh dekan, para wakil dekan, ketua Prodi, para guru besar, dosen, alumni, asosiasi dan stakeholder. Kegiatan Review Kurikulum ini bertujuan menghimpun masukan strategis dari para ahli, alumni, Asosisasi Ekonomi Syariah serta dari para stakeholder. Review kurikulum ini menjadi momentum penting disusun sebagai arah strategis pengembangan pendidikan magister dan doktoral yang responsif terhadap dinamika ekonomi syariah global, perkembangan Halal Ecosystem dan Islamic Finance, transformasi digital, dan tuntutan pembangunan berkelanjutan berbasis maqashid al-syariah.

Dalam paparannya, Ketua Prodi S3 Ekonomi Syariah Prof.  Slamet PhD menegaskan  review kurikulum ini diharapkan menjadi landasan bagi penyelenggaraan pendidikan Magister dan Doktor yang unggul, bereputasi internasional, sekaligus menjadi instrumen untuk memperkuat posisi Program Magister dan Doktor Ekonomi Syariah sebagai pusat pengembangan keilmuan, riset transdisipliner, dan inovasi strategis di bidang Halal Ecosystem dan Islamic Finance. Ke depan, kurikulum ini akan terus dievaluasi dan disempurnakan secara berkelanjutan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan pemangku kepentingan, perkembangan regulasi, dan transformasi ekonomi global agar tetap relevan dalam mendukung terwujudnya kemaslahatan, keadilan, dan keberlanjutan peradaban ekonomi Islam.

Berita Terkait