Batu – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai bagian dari upaya melahirkan lulusan doktor yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan dan pendidikan Islam di Indonesia.
Pada sidang promosi doktor yang dilaksanakan di Aula Pascasarjana Gedung B Lantai 4, Batu, Selasa (18/6/2026), promovendus Kunainah Afroyim (NIM 230101310011) mempertahankan disertasi berjudul “Rekognisi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Umum (Studi di Universitas Lampung).”
Penelitian tersebut mengangkat isu strategis mengenai implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam di lingkungan perguruan tinggi umum. Melalui studi yang dilakukan di Universitas Lampung, promovendus berupaya mengkaji bagaimana proses rekognisi kurikulum dapat menjadi instrumen penting dalam menanamkan sikap toleran, inklusif, serta menghargai keberagaman di tengah masyarakat yang majemuk.
Disertasi ini menegaskan bahwa penguatan moderasi beragama tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan berbasis keagamaan, tetapi juga perlu diintegrasikan secara sistematis dalam pendidikan tinggi umum. Kurikulum Pendidikan Agama Islam yang responsif terhadap dinamika sosial dinilai mampu membentuk generasi akademisi yang memiliki wawasan keislaman yang moderat, berpikir terbuka, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Dalam pelaksanaan ujian promosi, promovendus memaparkan hasil penelitiannya secara komprehensif di hadapan dewan penguji. Berbagai pertanyaan kritis, masukan, dan pendalaman akademik disampaikan untuk menguji ketajaman analisis, validitas temuan, serta kontribusi ilmiah dari penelitian yang dilakukan. Dengan argumentasi yang kuat dan didukung data empiris yang memadai, promovendus mampu mempertahankan disertasinya dengan baik.
Ujian promosi doktor ini menjadi momentum penting dalam pengembangan kajian Pendidikan Agama Islam yang adaptif terhadap tantangan zaman, khususnya dalam memperkuat semangat moderasi beragama di lingkungan pendidikan tinggi. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menghasilkan doktor-doktor berkualitas yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu strategis kebangsaan dan kemanusiaan.
Melalui berbagai penelitian yang inovatif dan kontekstual, Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkokoh perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemajuan peradaban.





