MIU Login

Hasbi Ash Shiddiqi Ujian Promosi Doktor S3 Studi Islam, Bahas Peran Bu Nyai dalam Ruang Publik dan Politik

Malang, 2026 – Program Studi Doktor (S3) Studi Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor. Pada kesempatan tersebut, Hasbi Ash Shiddiqi (NIM 230204310012) mempresentasikan dan mempertahankan disertasinya yang berjudul:

“Bu Nyai dalam Ruang Publik Perspektif Feminisme Eksistensial (Studi Tentang Fenomena Bu Nyai Pesantren Sebagai Perempuan Karir Legislatif di Wilayah Tapal Kuda Jawa Timur)”.

Sidang promosi doktor berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh tim promotor, penguji, keluarga, serta para akademisi. Penelitian ini mengangkat fenomena meningkatnya keterlibatan Bu Nyai pesantren dalam ruang publik, khususnya dalam dunia politik dan lembaga legislatif di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur.

Dalam pemaparannya, Hasbi Ash Shiddiqi menjelaskan bahwa Bu Nyai tidak lagi hanya berperan sebagai pendamping kiai dan pengelola pendidikan pesantren, tetapi juga tampil sebagai aktor sosial yang aktif dalam berbagai bidang, termasuk pengambilan kebijakan publik. Melalui pendekatan feminisme eksistensial, penelitian ini menganalisis bagaimana para Bu Nyai membangun eksistensi diri, memperjuangkan peran sosial, serta berpartisipasi dalam ranah politik tanpa meninggalkan identitas keagamaan dan kepesantrenan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Bu Nyai sebagai perempuan karir di lembaga legislatif merupakan bentuk transformasi peran perempuan pesantren yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman. Mereka tidak hanya berkontribusi dalam pendidikan dan dakwah, tetapi juga turut berperan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur politik dan kebijakan publik.

Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa legitimasi sosial, kapasitas kepemimpinan, jaringan pesantren, serta kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilan Bu Nyai dalam memasuki ruang politik. Kehadiran mereka memberikan warna baru dalam praktik politik yang lebih beretika, religius, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Tim penguji memberikan berbagai masukan dan pertanyaan kritis terkait konsep feminisme eksistensial, dinamika politik perempuan pesantren, serta relevansi temuan penelitian terhadap pengembangan studi gender dan Islam di Indonesia. Diskusi berlangsung aktif dan menunjukkan tingginya perhatian akademik terhadap isu perempuan dalam ruang publik.

Melalui penelitian ini, Hasbi Ash Shiddiqi berharap dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian perempuan, pesantren, dan politik Islam, sekaligus memperkaya pemahaman tentang peran strategis Bu Nyai dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Ujian promosi doktor tersebut menjadi salah satu bukti komitmen Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menghasilkan penelitian yang responsif terhadap isu-isu sosial kontemporer dan pengembangan keilmuan Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Berita Terkait