Malang – Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor. Pada kesempatan tersebut, Dr. Ganjar Yusup Sofian berhasil mempertahankan disertasinya yang mengangkat inovasi pembelajaran keterampilan menyimak bahasa Arab melalui pengembangan konten video vlog berbasis microlearning dalam ekosistem MicroAraby berbantuan Artificial Intelligence (AI).
Disertasi tersebut disusun di bawah bimbingan Dr. H. Sutaman, M.A. selaku Promotor dan Prof. Dr. H. R. Taufiqur Rochman, M.A. selaku Ko-Promotor.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya keterampilan menyimak mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab serta belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik generasi digital. Di tengah pesatnya transformasi digital, mahasiswa generasi Z cenderung lebih menyukai materi pembelajaran yang singkat, visual, interaktif, dan mudah diakses melalui berbagai platform digital. Sementara itu, pembelajaran menyimak bahasa Arab masih banyak mengandalkan media audio konvensional dengan durasi yang relatif panjang sehingga kurang mampu mempertahankan perhatian mahasiswa dan berpotensi menimbulkan kejenuhan dalam proses belajar.
Selain itu, perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) membuka peluang baru dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab, baik dalam pengelolaan kelas digital maupun dalam penyusunan konten pembelajaran secara lebih inovatif dan adaptif. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan konten video vlog berbasis microlearning dalam ekosistem pembelajaran MicroAraby berbantuan AI, menguji tingkat kelayakannya, serta mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan menyimak mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung.

Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi sembilan tahapan pengembangan. Penelitian melibatkan 35 mahasiswa dengan teknik pengumpulan data melalui angket, wawancara, observasi, validasi ahli, serta pelaksanaan pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas produk yang dikembangkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa membutuhkan media pembelajaran digital yang menarik, kontekstual, interaktif, fleksibel, dan mampu mendukung pembelajaran secara mandiri. Berdasarkan hasil validasi para ahli, produk MicroAraby memperoleh tingkat validitas isi sebesar 90 persen, sehingga dinyatakan sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran keterampilan menyimak bahasa Arab.
Lebih lanjut, implementasi media pembelajaran berbasis microlearning ini mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif dan sesuai dengan karakteristik mahasiswa di era digital. Penyajian materi dalam bentuk video vlog berdurasi singkat membuat mahasiswa lebih mudah memahami isi pembelajaran, mempertahankan fokus, serta meningkatkan motivasi belajar. Dukungan teknologi AI juga memberikan nilai tambah dalam penyusunan konten yang lebih variatif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran.

Menurut Dr. Ganjar Yusup Sofian, integrasi konsep microlearning dengan teknologi kecerdasan buatan merupakan salah satu strategi inovatif untuk menjawab tantangan pembelajaran bahasa Arab di era transformasi digital. Pembelajaran tidak lagi hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga dirancang agar mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, personal, dan berpusat pada kebutuhan mahasiswa.
Melalui penelitian ini, Dr. Ganjar Yusup Sofian memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan media pembelajaran bahasa Arab berbasis teknologi digital. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi bagi dosen, pengembang kurikulum, serta institusi pendidikan dalam mengembangkan inovasi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara efektif. Selain memperkaya khazanah penelitian di bidang Pendidikan Bahasa Arab, disertasi ini juga memperkuat komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mendorong lahirnya inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.







