Batu, 13 Desember 2021, Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelengggarakan kegiatan webinar Nasional dengan tema : ISLAMISME GLOBAL DAN MASA DEPAN DEMOKRASI DI INDONESIA. Webinar ini dibuka oleh Biapak Direktur Prof. Dr. H. Wahidmurni, M.Pd. didampingi oleh Dr. H. Lutfi Mustofa, M.Ag selaku kaprodi Magister SIAI Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tepat pada pukul 09.00 WIB.

Kegiataan ini di moderatori oleh  Dr. H. Moh. Thoriquddin, Lc, M.A. juga sebagai Sekretaris Prodi Studi Ilmu Agama Isalam Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dalam prolognya Moh. Thoriq menyampaikan bahwa tema webinar ini sangat penting dalam memahami agama, agar tidak ada pemahaman keagamaan yang salah sehingga menimbulkan disintegritas keberagaman yang radik.

Menurut narasumber Drs. Basri Zain, MA., Ph.D  (Alumni King Fahd Center for Middle Eastern Studies, University of Arkansas USA.) webinar hari ini sebagai pemantik untuk  membuka fikiran kita semua untuk bernalar, menurutnya agama punya peran ganda. Pertama, Agama sebagai  pemersatu Bangsa. Kedua, agama dapat juga menjadi Pemecah belah bangsa seperti yang terjadi di timur tengah, Mesir Misalnya, Negara Islam yang terbiasa dengan sistem sekuler, baik pada pemerintahan Anwar Sadad 1981, Husni Mubarok, dimana salah satu kebijakannya tidak boleh memakai jilbab bagi perempuan yang bekerja di instansi pemerintahan. Latar belakang Konflik agama dilatarbelakangi oleh beberapa faktor seperti evoluisi Iran tahun 1979, perang dingin konflik Israel dan palestina, muncul Agamawan konserfatif yang menguasai Negara Islam, adanya Modernitas, ada juga kelompok yang tidak puas dengan keadaan sehingga munculah Islam Radikal.

Begitu juga menurut Dr. A. Zainal Hamdi, M.Ag Senior Adviser Gusdur-ian Indonesia dan CEO Arrahim ID, sebagai narasumber kedua, keburukan yang terorganisir dengan baik akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir, demokrasi bukan sebuah pilihan dalam menata sebuah Negara, sistem demokrasi nyatanya masih memunculkan beberapa permasalahannya sehingga memunculkan pertanyaan Apakah hak kita sebagai warganegara dijaminkan kepada sebuah sistem? Mengingat sistem dapat dimanupalasi, satu sisi orang bisa berahlak baik tanpa sistem yang baik.

Disisi terakakhir yakni tanya jawab, ada beberapa pertanyaan yang diajukan oleh partisipant dalam webinar dengan menggunakan Kanal Zoom Meeting ini, Dr. Jasminto, M.Pd.  apa pengaruh keber-agamaan yang radik terhadap paradigma akademik di Indonesia, kemudian menurut Dr. Istiadah yang juga salah satu participant webinar ini, menurutnya acara ini  sebagai pemicu untuk semaraknya kajian di pascasarjana, menjadi awal pencerahan dari Pascasarjana UIN Malang, langkah konkrit bagi kita untuk menyediakan alam yang kondusif untuk berani berebeda. Karena seiring berkembanggnya zaman Muncul tipe-tipe orang yang tidak peduli dengan keadaan, tidak peduli agama, sehingga Alam demokrasi harus dijaga dan Indonesia harus menjadi role model dalam ranah demokrasi.

Setelah semua pertanyaan dijawab, kegiatan webinar nasional ini ditutup dengan mengucapkan alhamdalah bersama-sama, kemudian photo bersama dan penyerahan Cindramata kepada kedua narasumber yang diwakilkan oleh Dr. H. Lutfi Musthofa, M.Ag. *Pray Ropag

 

Categories: Berita