{"id":86296,"date":"2026-08-12T07:37:23","date_gmt":"2026-08-12T07:37:23","guid":{"rendered":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/?p=86296"},"modified":"2026-08-12T07:37:24","modified_gmt":"2026-08-12T07:37:24","slug":"buka-workshop-penguatan-kompetensi-dosen-s3-ekonomi-syariah-uin-malang-bedah-filosofi-riset-sosial-dan-luncurkan-kebijakan-prodi-binaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/buka-workshop-penguatan-kompetensi-dosen-s3-ekonomi-syariah-uin-malang-bedah-filosofi-riset-sosial-dan-luncurkan-kebijakan-prodi-binaan\/","title":{"rendered":"Buka Workshop Penguatan Kompetensi Dosen S3 Ekonomi Syariah UIN Malang Bedah Filosofi Riset Sosial dan Luncurkan Kebijakan &#8220;Prodi Binaan&#8221;"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>MALANG, Pascasarjana UIN<\/strong> \u2013 Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka rangkaian kegiatan &nbsp;Penguatan Kompetensi Dosen bertempat di Pascasarjana, Rabu (12\/8). Kegiatan strategis ini diselenggarakan guna menyelaraskan persepsi akademik berbasis <em>Outcome-Based Education<\/em> (OBE) sekaligus mendongkrak mutu riset di tingkat Magister dan Doktor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana UIN Malang, Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd., didampingi oleh Ketua dan sekretaris Program Studi Doktor Ekonomi Syariah, Prof. H. Slamet, Ph.D. dan Dr. Indah Yuliana.&nbsp; Workshop ini dihadiri oleh dosen, penguji dan promotor Program Dotor Ekonomi Syariah. Dalam pengarahannya, Direktur Pascasarjana UIN Malang, Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd., menegaskan bahwa mutu luaran riset pascasarjana harus diarahkan pada kasta tertinggi, yaitu penciptaan inovasi dan konstruksi teori baru. Untuk mendukung hal tersebut, dalam forum mulia ini Direktur secara resmi menyampaikan bahwa setiap program studi wajib memiliki dan mengelola minimal satu wilayah atau komunitas binaan. Sektor binaan ini akan menjadi laboratorium hidup (<em>living laboratory<\/em>) tempat dosen dan mahasiswa melakukan hilirisasi riset demi kemaslahatan umat dan penguatan ekosistem halal,&#8221; tegas Prof. Agus Maimun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memasuki sesi inti hari pertama, workshop menghadirkan Guru Besar Pascasarjana UIN Malang sekaligus pakar metodologi riset bereputasi, <strong>Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si.<\/strong> sebagai narasumber hari pertama. Beliau memaparkan materi komprehensif bertajuk <em>\u201cSocial Research Methodology: Paradigms, Approaches, Methods, and Techniques\u201d<\/em>. Dalam pemaparannya, Prof. Mudjia Rahardjo mengupas tuntas evolusi paradigma penelitian dunia, mulai dari Positivistik, Interpretif, Kritis, hingga <em>Postqualitative Research<\/em> di era <em>Post-Truth<\/em> saat ini. Beliau mengingatkan para dosen agar jeli mengarahkan desain riset mahasiswa pascasarjana, khususnya jenjang S3 yang mutlak menuntut adanya <em>novelty<\/em> (kebaruan ilmiah). &#8220;Dosa metodologis terbesar seorang peneliti kualitatif adalah menjalankan penelitian kualitatif namun cara berpikirnya masih menggunakan kacamata paradigma positivistik atau kuantitatif. Kelemahan filsafat ilmu inilah yang harus kita benahi bersama agar bimbingan tugas akhir mahasiswa kita mampu menembus jurnal internasional bereputasi,&#8221; jelas Prof. Mudjia. Prof. Mudjia juga menekankan pentingnya dosen pascasarjana menguasai analisis data kualitatif secara rigid (seperti model MDAP) serta mendorong pemanfaatan <em>Cyber\/Digital Research<\/em> sebagai lokus riset baru abad ke-21.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MALANG, Pascasarjana UIN \u2013 Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka rangkaian kegiatan &nbsp;Penguatan Kompetensi Dosen bertempat di Pascasarjana, Rabu (12\/8). Kegiatan strategis ini diselenggarakan guna menyelaraskan persepsi akademik berbasis Outcome-Based Education (OBE) sekaligus mendongkrak mutu riset di tingkat Magister dan Doktor. Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana UIN Malang, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":86297,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,60],"tags":[],"class_list":["post-86296","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-berita_doktor_ekonomi_syariah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86296","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86296"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86296\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":86298,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86296\/revisions\/86298"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}