{"id":85452,"date":"2026-07-22T03:36:46","date_gmt":"2026-07-22T03:36:46","guid":{"rendered":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/?p=85452"},"modified":"2026-07-22T03:37:03","modified_gmt":"2026-07-22T03:37:03","slug":"mahasiswa-s3-hki-pascasarjana-uin-malang-dari-anggota-kepolisiantawarkan-model-ketahanan-keluarga-eks-narapidana-terorisme-berbasis-maqashid-al-usrah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/mahasiswa-s3-hki-pascasarjana-uin-malang-dari-anggota-kepolisiantawarkan-model-ketahanan-keluarga-eks-narapidana-terorisme-berbasis-maqashid-al-usrah\/","title":{"rendered":"Mahasiswa S3 HKI Pascasarjana UIN Malang dari Anggota KepolisianTawarkan Model Ketahanan Keluarga Eks Narapidana Terorisme Berbasis Maqashid Al-Usrah"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Malang \u2013 Program Studi Doktor (S3) Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor pada Selasa, 21 Juli 2026. Pada kesempatan tersebut, promovendus Handoko Budi Prasetyo mempertahankan disertasinya yang berjudul \u201cKontra Radikalisme Berbasis Keluarga Melalui Peningkatan Ketahanan Keluarga Mantan Narapidana Terorisme di Kabupaten Sampang Perspektif Maqashid Al-Usrah Jamaluddin Athiyah.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Disertasi ini mengangkat isu strategis mengenai pentingnya penguatan institusi keluarga sebagai garda terdepan dalam mencegah munculnya kembali paham radikalisme. Penelitian tersebut menawarkan perspektif Maqashid Al-Usrah yang dikembangkan oleh Jamaluddin Athiyah sebagai landasan konseptual dalam membangun ketahanan keluarga mantan narapidana terorisme sehingga proses reintegrasi sosial dapat berlangsung secara lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ujian promosi doktor dipimpin oleh Prof. Dr. H. Mu\u2019inul Islam, M.Ag. sebagai Promotor sekaligus Penguji IV, didampingi Dr. H. Zaenal Mahmud, M.A. sebagai Sekretaris\/Penguji V. Bertindak sebagai Ketua Penguji adalah Prof. Dr. H. Maimun, M.Pd, dengan Dr. Mustakimah, S.H.I., M.Si. sebagai Ko-Promotor\/Penguji.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim penguji juga terdiri atas Dr. Jamilah, M.A. sebagai Penguji III, Dr. H. Zainal Habib, M.Hum. sebagai Penguji II, serta Prof. Dr. H. Mufidah, CH., M.Ag. sebagai Penguji I. Selama sidang berlangsung, promovendus memperoleh berbagai masukan akademik yang memperkaya substansi penelitian, terutama terkait pengembangan model pemberdayaan keluarga dalam upaya deradikalisasi yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui penelitian ini, Handoko Budi Prasetyo menegaskan bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam membangun ketahanan sosial, memperkuat nilai-nilai keagamaan yang moderat, serta mencegah terjadinya regenerasi paham radikal. Pendekatan berbasis maqashid dinilai mampu memberikan kerangka yang komprehensif dalam menjaga kemaslahatan keluarga sekaligus mendukung program deradikalisasi di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelaksanaan ujian promosi doktor ini menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menghasilkan lulusan doktor yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian berbagai persoalan kebangsaan melalui riset yang inovatif, aplikatif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Sidang promosi doktor merupakan tahapan akademik tertinggi bagi mahasiswa program doktor untuk mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya di hadapan dewan penguji sebelum memperoleh gelar doktor.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang \u2013 Program Studi Doktor (S3) Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor pada Selasa, 21 Juli 2026. Pada kesempatan tersebut, promovendus Handoko Budi Prasetyo mempertahankan disertasinya yang berjudul \u201cKontra Radikalisme Berbasis Keluarga Melalui Peningkatan Ketahanan Keluarga Mantan Narapidana Terorisme di Kabupaten Sampang Perspektif Maqashid Al-Usrah Jamaluddin Athiyah.\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":85453,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,76],"tags":[],"class_list":["post-85452","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-berita-doktor-as"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85452","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85452"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85452\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":85454,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85452\/revisions\/85454"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85453"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85452"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85452"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85452"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}