Pendidikan Agama Islam Berbasis Studi Interdisipliner

Pendidikan Agama Islam Berbasis Studi Interdisipliner

Program Doktor Pendidikan Agama Islam Berbasis Studi Interdisipliner (Prodi Doktor PAI-BSI) Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang didirikan dan diselenggarakan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor: 41 TAHUN 2014 Tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Agama Islam pada Program Doktor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2014, dengan nama ”Program Studi Pendidikan Agama Islam Berbasis Studi Interdisipliner (PAI-BSI)”.

Program Doktor PAI-BSI berusaha untuk menyiapkan SDM sebagai Tenaga Pendidik, Pengembang, Peneliti, Evaluator yang ahli (expert)  dan profesional dalam bidang pendidikan agama Islam yang mampu merespon tuntutan perkembangan dan kebutuhan masyarakat yang pluralistik, multikultural dan multireligius.

Kehadiran Program Doktor PAI-BSI untuk merespon kebutuhan PAI yang berada di era globalisasi dewasa ini harus mampu memainkan perannya secara dinamis dan proaktif  dalam membawa perubahan dan memberikan kontribusi yang berarti bagi perbaikan umat Islam khususnya dan umat manusia pada umumnya, baik pada tataran intelektual teoritis maupun praktis.

Paradigma keilmuan dalam pengkajian agama Islam menggunakan pendekatan “integrasi” dan “interkoneksi”  yang tidak hanya bersandar pada paradigma keilmuan satu disiplin ilmu tertentu (monodisipliner ) atau hanya bertumpu pada al-Ulum al-Diniyah, tetapi menyertakan bidang keilmuan lain dari obyek kajian yang tengah diteliti (interdisilpiner),  seperti social sciences dan humanities, bahkan natural sciences  yang berada di luar lingkup kajian studi Islam pada umumnya.

VISI

“Menjadi program doktor PAI-BSI terdepan  dalam pengembangan pendidikan dan pengajaran,  penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, untuk mewujudkan peradaban Islam yang berwawasan keindonesiaan,  dan melahirkan tenaga pengembang pendidikan agama Islam sesuai dengan tuntutan perkembangan dan kebutuhan masyarakat yang pluralistik, multikultural dan multireligius”.

MISI

  1. Mengembangkan ilmu  pendidikan agama Islam yang berbasis studi interdisipliner baik dalam pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian,  maupun pengabdian kepada masyarakat.
  2. Mengembangkan studi pendidikan agama Islam yang berwawasan keindonesiaan dan keilmuan yang inklusif dan transcendental.
  3. Meningkatkan penelitian dan pengembangan bidang agama Islam  dalam kaitannya dengan masalah sosial dan humaniora yang integratif dan interrelasi dalam membangun peradaban.
  4. Meningkatkan peran serta program studi dalam mengembangkan pemikiran konseptual dan teori-teori dalam bidang ilmu pendidikan agama Islam yang berbasis studi interdisipliner, sehingga memiliki kontribusi yang signifikan bagi pembangunan nasional.
  5. Membangun kerjasama dengan berbagai pihak dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia, penelitian dan pengajaran serta pengkajian bidang pengembangan pendidikan agama Islam yang berbasis studi interdisipliner.

TUJUAN

  1. Melahirkan sarjana jenjang doktor bidang PAI berbasis Studi Interdisipliner yang memiliki integritas kekokohan aqidah, kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan professional.
  2. Melahirkan sarjana jenjang doktor yang memiliki kemampuan analitis-kritis-implementatif dalam kajian masalah Islam keindonesiaan dengan pendekatan interdisipliner dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
  3. Melahirkan tenaga-tenaga ahli/expert di bidang social-kultural keagamaan yang memiliki kemampuan interdisipliner dengan kemampuan teoritis praktis di semua level (mikro, mezzo, dan makro).
  4. Melahirkan Doktor PAI-BSI  yang memiliki kemampuan untuk menjadi peneliti dan pengembang yang mampu merumuskan konsep-konsep baru dalam memadukan ilmu pengetahuan, keislaman, dan keindonesiaan.

 KUALIFIKASI KOMPETENSI LULUSAN

Lulusan Program Doktor PAI-BSI diarahkan untuk mampu menjadi:

  1. Dosen atau tenaga pendidik yang ahli di bidang pengembangan ilmu-ilmu keislaman, terutama bidang PAI yang berbasis studi interdisipliner Pada PT, Sekolah/Madrsah. Pondok Pesantren, dan Institusi-Institusi keagamaan
  2. Konsultan dan staf ahli dalam Pengembangan fatwa masalah sosial-kultural keagamaan pada Institusi-Institusi Keagamaan, Institusi pemerintah dan swasta, serta BUMN.
  3. Tenaga pendidik dan kependidikan atau Konsultan ahli dalam bidang pendidikan agama Islam pada anak usia dini, sekolah/madrasah, dan Pendidikan Tinggi