Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah

Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah
  • VISI

Sebagai Prodi Magister aL-Ahwal al-Syakhsiyah (Hukum Keluarga Islam/HKI)  terkemuka dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, yang menghasilkan lulusan yang memiliki kapasitas intelektual, keahlian, kepribadian dan mencerminkan integritas keislaman dan keilmuan.

  • MISI
  1. Mengantarkan peserta kepada kekokohan aqidah dan kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan profesional.
  2. Memberikan pelayanan akademik dan keilmuan untuk mendukung perkembangan Hukum Keluarga Islam yang integratif, transformatif dan multikultural.
  3. Mengembangkan pengkajian peserta untuk memiliki kecakapan intelektual, integritas kepribadian, dan keahlian yang selaras dengan perkembangan Hukum Keluarga Islam , ilmu pengetahuan dan teknologi.
  4. Menyiapkan peserta menjadi generasi yang berguna bagi masyarakat dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam memecahkan persoalan kehidupan masyarakat terutama tentang Hukum Keluarga Islam.
  • TUJUAN

Prodi Magister HKI PPs UIN Maliki Malang bertujuan menghasilkan ilmuan yang memiliki kemampuan:

  1. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan menemukan konsep-konsep baru dalam HKI dan profesi yang ditekuni melalui proses pendidikan dan kegiatan akademik yang terorganisir, serta penelitian mandiri.
  2. Mengorganisasikan, melaksanakan, dan memimpin penelitian dalam bidang HKI dan profesi yang ditekuni untuk melahirkan tradisi ilmiah berderajat tinggi dan bermanfaat bagi perubahan dan kemajuan masyarakat.
  3. Mewujudkan Magister HKI yang memiliki integritas ilmiah serta berpepribadian luhur.
  4. Mewujudkan Magister HKI yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan menyebarkan Ilmu HKI ditengah-tengah masyarakat guna meningkatkan taraf kehidupan bangsa.
  •  STANDAR KOMPETENSI DAN KEWENANGAN LULUSAN

Lulusan Prodi Magister HKI PPs UIN Maliki Malang memiliki karakteristik:

  1. Menguasai bidang Ilmu HKI, serta filosofi, pendekatan, dan metodologi ilmu (scientific methodology).
  2. Menghasilkan temuan (invention, discovery) baru berupa tesis-tesis baru, atau teori baru, metodologi baru, serta pola pengembangan ilmiah baru, yang bercirikan integrasi Islam dan sains, melalui penelitian ilmiah dalam disiplin ilmu yang ditekuni.
  3. Memiliki profesionalisme untuk bekerja sebagai tenaga pengajar dan pemimpin lembaga pendidikan, serta tenaga ahli dalam bidang-bidang yang sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuni, baik di dalam maupun di luar negeri.

Leave a Reply